Dendam dan Sakit Hati, Pelajar SMA Bunuh Tetangga


Baca Juga


KraksaanToday.com - Tragis Nasib Fuiya (56) yang harus tewas ditangan tetangganya sendiri, hafid (19) pelajara SMA asal Desa Paseraman, kecamatan Arjasa.

Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen Selasa (2/10/2018). "Hafid membunuh Fuiya menggunakan sebilah celurit panjang. Tersangka melakukan  penganiayaan di belakang rumah korban. Saat menganiaya korban, tersangka menutup wajahnya  dengan masker wajah berwarna hitam,"

Saat melakukan pembunuhan berencana, Hafid dibantu MR alias I (17), warga Desa Sambakati, Kecamatan Arjasa, dan Santo (32), warga Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa.

Niat untuk membunuh korban muncul ketika tersangka pulang sekolah, setelah itu hafid pergi kerumah santo untuk mengutarakan niatnya. tersangka meminta santo untuk mengawasi lingkungan sekitar saat dirinya beraksi dimalam hari.

Hafid menelpon MR untuk diantar kerumah Fuiya. saat itu hafid keluar membawa sebuah celurit sesaat usai tahlilan untuk orang tuanya.

santo memberi isyarat pada hafid menggunakan tangan, mempersilahkan untuk meneruskan kerumah Fuiya.Saat didekat dirumah Fuiya

"Tersangkat melihat korban diblakang rumahnya yang baru pulang dari pengajian, tanpa pikir panjang tersangka langsung menebaskan celurit kebadan korban dengan membabi buta," kata kapolres

Kemudian hafid menelpon MR meminta untuk dijemput meninggalkan korban yang tersungkur dengan usus terburai.

Setelah itu hafid pulang kerumah usai menerima telpon dari santo yang menanyakan tentang aksinya.

kapolres mengatakan bahwa tersangka mengaku membunuh korban karena dendam dan sakit hati. diduga korban telah menyantet orang tua tersangka hingga meninggal.

1 clurit dengan panjang 52 cm, 1 masker wajah berwarna hitam, 1 jaket, celana, dan kaos tersangka telah diamankan oleh polisi sebagai barang bukti oleh kepolisian.

"dia dijerat pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup, atau penjara selama-lamanya 20 tahun," jelasnya.


Sumber : beritajatim.com

Post a Comment

2 Comments

  1. manusia jaman sekarang aneh2 tingkah lakunya. astagfirullah

    ReplyDelete